Karib & Kerabat BLIPfest,

Bertempat di Desa Budaya Kertalangu, Denpasar, Bali; 14 Februari 2010, bertepatan dengan Hari Kasih Sayang, di hari penuh cinta itu pula para juri yang terdiri dari Rio Helmi, Ayip, dan saya sendiri, Rudolf Dethu; mengumumkan nama-nama yang jayawijaya memenangi kontes foto menggunakan kamera ponsel BLIPfest “Warisan Budayaku.”

Mereka adalah;

Juara I: Venanta Enggar – judul karya: “Sekeranjang Budaya untuk Anakku” – asal daerah: Malang, Jawa Timur

[Read more…]

{ 7 comments }

Karib & Kerabat BLIPfest,

Tiba juga kita akhirnya pada selebrasi paling puncak: hari perayaan pengumuman para pemenang lomba foto menggunakan telepon seluler “Warisan Budayaku”. Tanggalnya tetap seperti rencana semula, di hari penuh kasih, Valentine’s Day, 14 Februari 2010 jam 5 sore. Lokasinya masih sama, di Denpasar, Bali. Hanya tempat yang—setelah melalui berbagai pertimbangan—dipindahkan ke areal art gallery Desa Budaya Kertalangu, jalan By Pass Tohpati 88x, Sanur.

Marlowe, Ayip, Dethu & Rio (mengabadikan gambar) saat sesi penjurian

Bagi kontestan yang karyanya terdaftar dalam polling SMS diharapkan menghadiri pesta pengumuman pemenang. Untuk peserta yang masuk nominasi—serta memenangi salah satu hadiah—namun berdomisili di luar Bali dan tidak bisa datang, hadiah akan dikirim via pos.

Di hari bertabur cinta itu pula akan dimulai pameran 88 karya foto “Warisan Budayaku” di ruang pamer Desa Budaya Kertalangu, yang akan ditayangkan selama 7 hari, berakhir pada 21 Februari 2010.

Rio & Kayun berakrobat menembus kemacetan Denpasar menuju studio foto. Awas kena tilang!

Dan untuk menyegarkan ingatan, berikut ragam hadiah bagi para juara:

Juara I akan mendapatkan Kamera Canon Ixus 120 IS + Kaos BLIPfest [Read more…]

{ 4 comments }

Polling SMS :: Bagian 4

February 5, 2010 · 1 comment

in Event

Karib & Kerabat BLIPfest,

Setelah melalui proses penjurian yang begitu ketat serta baku argumen dalam intensitas tinggi, dari total 354 foto yang masuk, akhirnya Dewan Juri meloloskan 88 (delapan puluh delapan) foto untuk dilombakan dalam polling SMS.

Cara berpartisipasi dalam polling SMS “Warisan Budayaku” ini amatlah mudah:
1.  Amati satu per satu foto yang dilombakan—terbagi dalam 4 bagian.
2. Setelah anda mengetahui foto mana yang anda paling suka, klik foto tersebut untuk memperbesar gambar. Di situ, di pojok kiri bawah anda akan melihat nomor urut polling.
3. Ambil ponsel anda, lalu ketik di layar: BLIPFEST<spasi>cantumkan nomor urut polling
4. Kirim ke 3477 (dari semua operator).
5. Contoh: BLIPFEST 99 –> kirim ke 3477

Di bawah ini adalah foto para kontestan polling (bagian 4, terdiri dari 22 foto). Silakan simak baik-baik. Ingat, masih ada 64 foto lagi yang bisa anda pilih! Jangan lupa pula, semakin banyak sebuah foto dipilih maka kemungkinan menangnya akan lebih besar!

*Bandingkan dengan kontestan Polling SMS :: Bagian 1 dan Bagian 2 serta Bagian 3

{ 1 comment }

Polling SMS :: Bagian 3

February 5, 2010 · 0 comments

in Event

Karib & Kerabat BLIPfest,

Setelah melalui proses penjurian yang begitu ketat serta baku argumen dalam intensitas tinggi, dari total 354 foto yang masuk, akhirnya Dewan Juri meloloskan 88 (delapan puluh delapan) foto untuk dilombakan dalam polling SMS.

Cara berpartisipasi dalam polling SMS “Warisan Budayaku” ini amatlah mudah:
1.  Amati satu per satu foto yang dilombakan—terbagi dalam 4 bagian.
2. Setelah anda mengetahui foto mana yang anda paling suka, klik foto tersebut untuk memperbesar gambar. Di situ, di pojok kiri bawah anda akan melihat nomor urut polling.
3. Ambil ponsel anda, lalu ketik di layar: BLIPFEST<spasi>cantumkan nomor urut polling
4. Kirim ke 3477 (dari semua operator).
5. Contoh: BLIPFEST 99 –> kirim ke 3477

Di bawah ini adalah foto para kontestan polling (bagian 3, terdiri dari 22 foto). Silakan simak baik-baik. Ingat, masih ada 64 foto lagi yang bisa anda pilih! Jangan lupa pula, semakin banyak sebuah foto dipilih maka kemungkinan menangnya akan lebih besar!

*Bandingkan dengan kontestan Polling SMS :: Bagian 1 dan Bagian 2 serta Bagian 4

{ 0 comments }

Polling SMS :: Bagian 2

February 5, 2010 · 0 comments

in Event

Karib & Kerabat BLIPfest,

Setelah melalui proses penjurian yang begitu ketat serta baku argumen dalam intensitas tinggi, dari total 354 foto yang masuk, akhirnya Dewan Juri meloloskan 88 (delapan puluh delapan) foto untuk dilombakan dalam polling SMS.

Cara berpartisipasi dalam polling SMS “Warisan Budayaku” ini amatlah mudah:
1.  Amati satu per satu foto yang dilombakan—terbagi dalam 4 bagian.
2. Setelah anda mengetahui foto mana yang anda paling suka, klik foto tersebut untuk memperbesar gambar. Di situ, di pojok kiri bawah anda akan melihat nomor urut polling.
3. Ambil ponsel anda, lalu ketik di layar: BLIPFEST<spasi>cantumkan nomor urut polling
4. Kirim ke 3477 (dari semua operator).
5. Contoh: BLIPFEST 99 –> kirim ke 3477

Di bawah ini adalah foto para kontestan polling (bagian 2, terdiri dari 22 foto). Silakan simak baik-baik. Ingat, masih ada 64 foto lagi yang bisa anda pilih! Jangan lupa pula, semakin banyak sebuah foto dipilih maka kemungkinan menangnya akan lebih besar!

*Bandingkan dengan kontestan Polling SMS :: Bagian 1 dan Bagian 3 serta Bagian 4

{ 0 comments }

Polling SMS :: Bagian 1

February 5, 2010 · 0 comments

in Event

Karib & Kerabat BLIPfest,

Setelah melalui proses penjurian yang begitu ketat serta baku argumen dalam intensitas tinggi, dari total 354 foto yang masuk, akhirnya Dewan Juri meloloskan 88 (delapan puluh delapan) foto untuk dilombakan dalam polling SMS.

Cara berpartisipasi dalam polling SMS “Warisan Budayaku” ini amatlah mudah:
1.  Amati satu per satu foto yang dilombakan—terbagi dalam 4 bagian.
2. Setelah anda mengetahui foto mana yang anda paling suka, klik foto tersebut untuk memperbesar gambar. Di situ, di pojok kiri bawah anda akan melihat nomor urut polling.
3. Ambil ponsel anda, lalu ketik di layar: BLIPFEST<spasi>cantumkan nomor urut polling
4. Kirim ke 3477 (dari semua operator).
5. Contoh: BLIPFEST 99 –> kirim ke 3477

Di bawah ini adalah foto para kontestan polling (bagian 1, terdiri dari 22 foto). Silakan simak baik-baik. Ingat, masih ada 64 foto lagi yang bisa anda pilih! Jangan lupa pula, semakin banyak sebuah foto dipilih maka kemungkinan menangnya akan lebih besar!

*Bandingkan dengan kontestan Polling SMS :: Bagian 2 dan Bagian 3 serta Bagian 4

{ 0 comments }

Karib & Kerabat BLIPfest,

Paling pertama, mari bicara soal latar belakang. Ide untuk membikin festival ini diawali oleh gejala makin maraknya minat terhadap fotografi. Bukan saja dengan meningkatnya jumlah orang—terutama anak muda—yang kemana-mana menenteng kamera, tumbuhnya klub-klub fotografi di banyak penjuru, tapi juga tampak lewat antusiasnya masyarakat umum mengabadikan peristiwa-peristiwa yang terjadi di sekitarnya—utamanya menggunakan camera phone. Nah, fenomena ponsel berkamera nan gempita ini menarik perhatian kami hingga berujung memunculkan inspirasi untuk menyelenggarakan lomba foto menggunakan media yang sedang naik daun ini: Warisan Budayaku.

Sudah begitu, tema yang dipilih merujuk pada budaya ya karena yang namanya orang Indonesia itu sehari-harinya amat lekat lagi kaya dengan budaya. Kanan, kiri, atas, bawah, samping, depan, belakang, berani garansi solid sekali merefleksikan eksotika sebuah kultur. Katakan semisal seseorang diminta memotret sesuatu yang berkaitan dengan budaya dalam waktu cepat & segera, dia tinggal keluar sejengkal dari rumahnya, blip situ, blip sini, blip sana, sudah, beres. Segampang itu.

Kedua, tentang kuantitas kontestan. Sejujurnya, kami agak nyap-nyap juga dengan rendahnya sambutan di hari-hari permulaan perlombaan. Sempat pula kami dibikin bertanya-tanya: wong faktanya hampir tiap ponsel kelas menengah dilengkapi fasilitas kamera + kawan, karib & kerabat di sekeliling kita jelas-jelas doyan sekali merekam kejadian sekecil apa pun, kapan pun, di mana pun; lah, kenapa kok why respons terhadap Warisan Budayaku agak adem-ayem?

Ternyata setelah kami lakukan observasi mini, ada 2 kendala maksi:
1. Pemilihan bulan yang kurang tepat
Bulan Desember adalah bulan yang sibuk. Terlalu banyak hal yang harus dilakoni. Publik sulit fokus ke hal-hal bukan primer.
2. Jangka waktu promosi yang kelewat pendek & kurang luas
Gembar-gembor tentang event ini memang, harus diakui, gaungnya sedikit melempem pada saat start. Bahkan kolega dekat malah banyak yang bengong melongo ketika kami-kami ini berapi-api bicara Warisan Budayaku. Mereka bingung: “Huh, sedang bicara apa kalian ini…?” Benar, para rekan yang notabene memiliki ponsel berkamera itu berebutan protes pula mengatakan bahwa promonya kurang kenceng, disamping  mengungkapkan ketertarikan mereka untuk turut berpartisipasi—lengkap dengan janji akan menyebarkan info soal adanya lomba yang duhai sebegini enteng (maksudnya praktis, tak perlu repot-repot, kalau melihat objek berbau budaya tinggal jepret lalu kirim ke panitia via surat elektronik. Quick. Simple. No-hassle).

Berpijak dari dua pasal tersebut, solusinya langsung bisa kami tentukan, yaitu:
1. Perpanjang rentang waktu festival
Penutupan yang tadinya dijadwalkan berakhir pada 24 Desember, dilonggarkan ke 24 Januari 2010. Ada waktu bernafas sebulan lagi bagi publik.
2. Promo tambah dihisteriskan
Tim BLIPfest yang cuma segelintir ini: Rio, Ayip, Marlowe, Kayun, saya, serta Sandra yang baru belakangan bergabung; lalu salto-koprol-kayang berjuang mendistribusikan berita soal Warisan Budayaku agar terdengar hingga ke daerah rural, pelosok paling terpencil di ujung Nusantara sekali pun. Segala media difungsikan: surat elektronik (ini yang paling dominan), SMS, menyablon kaos, mencetak brosur, word of mouth, sampai pendekatan personal antar teman yang cenderung ofensif, sengit memaksa, pekat intimidasi, agar mereka bergabung mengirimkan karyanya. (Catatan: info yang disebut paling akhir adalah fiktif belaka alias semata bercanda, hiks).

Bersakit-sakit dahulu berenang-renang kemudian, jerih payah ini terbayarkan di hari paling penghujung: 89 peserta terkumpulkan, dari bineka daerah di Indonesia, Bali sampai Aceh; serta 250+ foto masuk ke meja redaksi. Gigantik melampaui target yang kami canangkan, malah. Yay!

Bagaimana dengan mutu karya para peserta? Well, kualitas tentu saja penting. Namun bukan sisi paling adiluhung. Simak “wahyu” yang disabdakan oleh Rio Helmi, jenjang tertinggi di hierarki BLIPfest, beberapa waktu silam:

There is no perfect camera, there is no perfect lens, no perfect technique. There is only the perfect moment, and the perfect heart for it

Terjemahan bebasnya, walau pun kamera ponsel yang anda gunakan bukan dari kaliber tercanggih, jangan spontan pingsan harapan. Sudut penilaian diambil dari banyak segi. Tidak semata hasil foto yang cling, terang benderang, merupakan jaminan meraih gelar juara. Ada aspek-aspek estetika lain yang jadi acuan Dewan Juri Warisan Budayaku. Tenang, broer. Antar sesama Dewan Juri akan bertarung argumen seberingas mungkin agar nantinya sanggup menerbitkan pemenang terbaik dan bebas KKN.

Dan sebelum masuk ke daftar lengkap para peserta Warisan Budayaku, kembali kami pilih secara acak masing-masing satu foto dari para partisipan yang baru bergabung di hari paling akhir pengiriman karya*:

Berikut nama-namanya, tersusun menurut abjad:
01. A. A. Made Sulastri
02. A. A. Bagus Mahendra
03. Achmad Ghufron
04. Agus Ngurah Arya Putraka
05. Agus Sutedja
06. Ahmad Afandi
07. Almahi Enji Sakanata
08. Amir Sidharta
09. Andrie Eka Priyanti
10. Anita Lusiya Dewi
11. Anom Manik Agung [Read more…]

{ 7 comments }

Today Is the Day

January 24, 2010 · 0 comments

in Event

Karib & Kerabat BLIPfest,

Tepat sekali, today is the day. Hari ini adalah Hari-H, hari penutupan lomba foto menggunakan ponsel “Warisan Budayaku” yang merupakan rangkaian pra-acara menuju puncak selebrasi BLIPfest, festival fotografi termegah di Nusantara pada akhir September atau awal Oktober 2010 (waktu masih tentatif).

Dan hingga hari ini pun kami masih menerima kiriman foto dari kontestan. Tentu kami di Dewan Redaksi amat bergembira dengan antusiasme kawan-kawan di luar sana. Respons yang demikian gempita ini cukup solid menggambarkan bahwa masyarakat kita masih besar peduli pada eksistensi budaya lokal. Bravo!

Kembali kami pilih secara acak masing-masing satu foto dari para partisipan yang baru bergabung*:

Dan kontestan yang baru saja kami terima karya-karyanya tercatat ada 8 (delapan) orang yaitu:

01. Zikra Shilviana
02. I Komang Andika Darmawan [Read more…]

{ 0 comments }

Karib & Kerabat BLIPfest,

Pada 20 Januari silam, beberapa jenak setelah kami kabarkan tentang lomba foto menggunakan ponsel “Warisan Budayaku” yang tinggal empat hari lagi, ternyata memperoleh respons positif dari rekan-rekan yang belum menyertakan karya-karyanya. Spontan saja 7 kontestan baru langsung mendaftarkan diri, ditambah lagi beberapa rekan yang sebelumnya telah mengirimkan foto-foto kembali mengikutkan karya-karyanya yang lain.

Berikut kami pilih secara acak masing-masing satu foto dari para partisipan yang baru bergabung*:

Dan 7 nama-nama anyar tersebut adalah:

01. Muthia Yulando Putri
02. Yuliana Rauf [Read more…]

{ 1 comment }

Rekan & Kerabat BLIPfest,

Persis seperti foto di bawah ini*, lomba “Warisan Budayaku” telah memasuki ambang senja alias sudah akan segera berakhir—tinggal 4 hari lagi. Maka jika anda masih belum melakukannya, sebaiknya anda bergegas mengirimkan foto sebelum penutupan (foto paling akhir akan diterima pada 24 Januari 2010). Syarat mengikuti kontes bisa dilihat di sini

Lainnya, di sini kami lampirkan nama-nama kontestan yang telah menyertakan fotonya untuk dilombakan. Ratusan foto dari 60+ orang telah masuk ke meja redaksi. Dan para pesertanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, dengan didominasi oleh partisipan dari Bali. Jika seandainya nama anda belum tercantum di sini, silakan segera kontak rudolfdethu@theblipfest.com

Berikut daftar pesertanya:
01. Achmad Ghufron
02. Agus Sutedja
03. Ahmad Afandi
04. Amir Sidharta
05. Anak Agung Made Sulastri
06. Andrie Eka Priyanti
07. Anita Lusiya Dewi
08. Arya Aji Aditya
09. Bagus Yuyud Nurvawitra
10. Beta Pramudya Darmawan [Read more…]

{ 7 comments }